Pasca-penangkapan tersebut, situasi politik Venezuela mengalami perubahan signifikan.
Mahkamah Agung Venezuela untuk sementara waktu mengalihkan tugas kepala negara kepada Wakil Presiden Delcy RodrÃguez, yang kemudian dilantik sebagai presiden sementara.
Pemerintah sementara ini disebut menjadi mitra dialog Amerika Serikat dalam pembahasan pengelolaan sumber daya energi nasional.
Trump menegaskan bahwa keterlibatan AS di Venezuela bukan semata soal keuntungan ekonomi, tetapi juga bertujuan menstabilkan kondisi politik dan ekonomi negara tersebut.
Ia menyebut bahwa pendapatan dari sektor minyak akan digunakan untuk membangun kembali infrastruktur energi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Venezuela.
Namun, langkah Amerika Serikat ini menuai perhatian luas dari komunitas internasional.
Sejumlah pihak menilai penguasaan dan penjualan minyak Venezuela dapat berdampak besar terhadap pasar energi global serta keseimbangan geopolitik di kawasan.
Baca Juga:Â Donald Trump Klaim AS Tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro, Situasi Politik Caracas Memanas
Meski demikian, Trump tetap optimistis bahwa kesepakatan ini akan memberikan manfaat jangka panjang bagi Amerika Serikat dan Venezuela, sekaligus memperkuat posisi AS sebagai aktor utama dalam pasar energi dunia.


