Lai juga mengeklaim AS akan mendukung Taiwan dan tidak akan menjadikan pulau tersebut sebagai “alat tawar-menawar” dengan China, meski Presiden Xi Jinping disebut telah memperingatkan Washington agar tidak menjual senjata ke Taiwan.
Lai Ching-te dari Partai Progresif Demokratik (DPP) dinilai sebagai pemimpin yang gigih memperjuangkan kemerdekaan Taiwan.
Beijing menyebutnya “berbahaya” dan menempatkannya dalam kategori “kelompok separatis” yang berpotensi memicu konflik lintas Selat. Sejak 2016, di bawah kepemimpinan Tsai Ing-wen dari DPP, Taiwan juga mengambil sikap keras menentang Beijing serta prinsip “Satu China”.
Saat ini, hanya 12 negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Taiwan: Belize, Guatemala, Paraguay, Haiti, Saint Kitts and Nevis, Saint Lucia, Saint Vincent and the Grenadines, Kepulauan Marshall, Palau, Tuvalu, Eswatini, dan Vatikan.
Baca dan Ikuti Media Sosial Tajuk Nasional, KLIK DISINI


