Selasa, 6 Januari, 2026

Mahasiswi Unima Ditemukan Tewas di Kos Tomohon, Polisi Selidiki Dugaan Pelecehan Seksual

TAJUKNASIONAL.COM Seorang mahasiswi Universitas Negeri Manado (Unima) berinisial EMM ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, pada Rabu (31/12).

Korban ditemukan dalam kondisi tergantung, dan peristiwa ini langsung menyita perhatian publik setelah muncul dugaan adanya pelecehan seksual oleh oknum dosen.

Dugaan tersebut mencuat setelah beredar tulisan tangan korban yang berisi pengaduan terkait dugaan pelecehan seksual.

Dalam surat itu, korban menuliskan identitas lengkapnya, termasuk nama, nomor induk mahasiswa (NIM), program studi, fakultas, nomor telepon, hingga alamat surat elektronik.

Korban juga mencantumkan nama terlapor berinisial DM, yang disebut berstatus sebagai dosen.

Baca Juga:Kapal Camat Liukang Tupabbring Tenggelam di Selat Makassar, Tiga Orang Tewas

Pihak kepolisian memastikan telah turun tangan untuk mengusut kasus tersebut secara menyeluruh, baik terkait dugaan bunuh diri maupun dugaan pelecehan seksual yang disebutkan dalam surat korban.

“Kami masih dalam penyelidikan terkait hal itu, baik terkait dugaan bunuh diri maupun dugaan pelecehan,” kata Kapolres Tomohon AKBP Nur Kholis, Rabu (31/12).

Nur Kholis menjelaskan, pihak keluarga korban telah membuat laporan resmi ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sulawesi Utara. Dengan adanya laporan tersebut, penanganan kasus kini sepenuhnya berada di bawah kewenangan Polda Sulut.

“Perkembangan terakhir, pihak keluarga membuat laporan di SPKT Polda Sulut. Berarti perkembangan lebih lanjut menjadi ranah Polda Sulut,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tomohon Iptu Royke Raymon Yafet Mantiri menyampaikan bahwa berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan visum luar, polisi menduga korban meninggal dunia akibat bunuh diri.

“Berdasarkan hasil olah TKP, itu murni gantung diri,” tegas Royke.

- Advertisement -
- Advertisement -spot_imgspot_img
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini