Rabu, 14 Januari, 2026

Review Film Pangku, Reza Rahardian Sukses Gambarkan Ketulusan Ibu Lewat Film Ini!

TAJUKNASIONAL.COM Film terbaru Reza Rahadian bertajuk Pangku resmi tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 6 November 2025.

Setelah lebih dulu melanglang buana di festival internasional dan meraih penghargaan di Busan International Film Festival 2025, film ini mendapat sambutan hangat dari penonton dalam negeri.

Sebagai film panjang pertama yang ditulis sekaligus disutradarai Reza, Pangku menampilkan pendekatan cerita yang hangat, intim, dan sarat makna kehidupan.

Baca juga: Review Film Frankenstein versi Guillermo del Toro, Angkat Sisi Jiwa Seorang Monster

Film ini mengikuti kisah Sartika, perempuan muda yang tengah mengandung dan berusaha menata ulang hidupnya di kawasan Pantura. Bekerja sebagai pelayan di warung kopi pangku, Sartika menghadapi berbagai dinamika sosial dan pergulatan batin yang membentuk jalan hidupnya.

Dengan alur yang tenang dan natural, Pangku mengajak penonton menyelami kehidupan masyarakat pesisir dan realitas keras yang jarang diperlihatkan di film-film Indonesia, termasuk kondisi ekonomi yang sulit dan terbatasnya akses pekerjaan.

Meski demikian, Reza memilih untuk tidak menghadirkan tokoh antagonis. Para karakter digambarkan sebagai manusia biasa yang menjalani hidup sebisanya tanpa niat buruk.

Salah satu karakter yang mencuri perhatian adalah kakek Bayu. Hampir tanpa dialog, ekspresi wajah, gestur tangan, dan momen ikonis saat ia membantu membuat atap gerobak mie ayam justru menjadi elemen paling mengena bagi banyak penonton.

Baca juga: Desta Mahendra Jadi Dono di Film Warkop DKI Reborn Terbaru, Gantikan Abimana Aryasatya

Deretan aktor ternama seperti Fedi Nuril, Claresta Taufan, Christine Hakim, dan Devano Danendra turut memperkuat lapisan emosional film ini.

Penonton bernama Tika mengaku tersentuh oleh kehangatan cerita dan cara film ini menggambarkan keteguhan seorang perempuan sekaligus makna keibuan yang universal.

Melalui Pangku, Reza Rahadian menghadirkan potret jujur tentang kehidupan di pinggiran Indonesia, dibingkai melalui cerita sederhana namun penuh pesan tentang cinta, keberanian, dan perjuangan.

Baca dan Ikuti Media Sosial Tajuk Nasional, KLIK DISINI

- Advertisement -
- Advertisement -spot_imgspot_img
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini