Ghost in The Cell sekaligus menjadi penanda kembalinya Joko Anwar ke ranah komedi, setelah sebelumnya sukses lewat Janji Joni pada 2005.
Meski demikian, identitas horor mencekam khas sang sutradara tetap dipertahankan.
“Dua genre ini sangat bertolak belakang. Satu sisi membangun suasana gelap dan menegangkan, sementara sisi lain membutuhkan timing komedi yang tepat,” kata produser Tia Hasibuan.
Baca juga: Perkuat Ekosistem Film dan Animasi, Menteri Ekraf Dukung Pelaksanaan JAFF Market 2025
Film ini digarap dengan deretan aktor lintas generasi, termasuk Bront Palarae, Endy Arfian, Lukman Sardi, Aming, Kiki Narendra, hingga Rio Dewanto.
Nama lainnya meliputi Tora Sudiro, Almanzo Konoralma, Haydar Salishz, Arswendy Bening Swara, serta Dewa Dayana dan Faiz Vishal.
Diproduksi oleh Come and See Pictures bersama RAPI Films dan Legacy Pictures, Ghost in The Cell dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 2026.
Baca dan Ikuti Media Sosial Tajuk Nasional, KLIK DISINI


