Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sekali lagi menunjukkan visi besarnya dalam menjaga kedaulatan bangsa.
Dengan membentuk Badan Industri Mineral, negara mengambil langkah strategis untuk mengamankan aset paling berharga yang dimiliki negeri ini: mineral strategis.
Badan yang kini dipimpin oleh Brian Yuliarto—yang juga menjabat sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi—bukan sekadar lembaga administratif baru.
Ia adalah simbol kebangkitan Indonesia sebagai negara mandiri di bidang industri pertahanan sekaligus ekonomi.
Logam tanah jarang (rare earth element), mineral radioaktif, dan berbagai material strategis lain bukan hanya sekadar komoditas, melainkan fondasi masa depan teknologi bangsa.
Langkah Presiden Prabowo jelas: kita tidak boleh lagi hanya menjadi penonton ketika sumber daya alam kita dieksploitasi oleh pihak asing.
Baca juga:Â Revisi UU Minerba Disahkan, PAN Dorong Pemerataan Manfaat Sumber Daya Alam
Badan Industri Mineral adalah jawaban untuk memastikan bahwa kekayaan strategis ini dikelola dengan teknologi dalam negeri, untuk kepentingan rakyat Indonesia.