Beberapa gejala spesifik juga bisa muncul pada area tubuh tertentu.
Misalnya, sariawan atau luka di mulut yang tak kunjung sembuh, perubahan bentuk payudara atau puting, batuk dan sesak napas berkepanjangan, serta perut kembung terus-menerus.
Pada wanita, menstruasi tidak teratur atau perdarahan setelah menopause juga dapat menjadi sinyal bahaya.
Sementara itu, perubahan warna kulit, bentuk tahi lalat, hingga luka yang tak sembuh-sembuh bisa menandakan kanker kulit.
Para ahli menegaskan, setiap perubahan tubuh yang tidak biasa dan berlangsung lama harus segera diperiksa.
Baca juga:Â Terapi Multiple Myeloma Makin Maju, Harapan Baru bagi Pasien Kanker Darah di Indonesia
Deteksi dini tetap menjadi kunci utama keberhasilan pengobatan kanker.


