TAJUKNASIONAL.COM Nail art dan penggunaan cat kuku kini telah menjadi bagian dari gaya hidup modern di berbagai kalangan, mulai dari remaja hingga orang dewasa.
Selain menunjang penampilan, tren ini kerap dimaknai sebagai bentuk ekspresi diri dan seni yang mampu meningkatkan rasa percaya diri.
Namun, di balik tampilan warna-warni dan desain artistik, penggunaan cat kuku secara rutin ternyata menyimpan sejumlah risiko kesehatan yang sering luput dari perhatian.
Banyak orang beranggapan bahwa cat kuku hanya berdampak pada aspek estetika.
Padahal, sejumlah kajian kesehatan menyebutkan pemakaian cat kuku konvensional dalam jangka panjang dapat memengaruhi kondisi kuku.
Lapisan cat yang dibiarkan terlalu lama berpotensi membuat kuku menjadi kering dan memunculkan bercak putih atau keratin granulations. Kondisi ini kerap disalahartikan sebagai infeksi jamur, meski sebenarnya disebabkan oleh kerusakan permukaan kuku.
Risiko tersebut dapat meningkat saat cat kuku dibersihkan menggunakan cairan penghapus berbahan aseton.


