Sebanyak 29 jiwa mengungsi di RPTRA Alur Anggrek, Kelurahan Tegal Alur, sementara 22 jiwa lainnya mengungsi di Masjid Al Falah, Kelurahan Kamal.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengatakan pihaknya telah mengerahkan personel untuk memantau kondisi di lapangan.
BPBD juga berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan saluran air berfungsi optimal.
“Genangan ditargetkan dapat surut dalam waktu cepat, dan kebutuhan dasar para penyintas tetap disiapkan,” ujarnya.
Di sisi lain, BPBD mencatat sejumlah wilayah yang sebelumnya terdampak banjir kini telah surut.
Wilayah tersebut meliputi 13 rukun tetangga di Kelurahan Bidara Cina, Kampung Melayu, dan Cawang.
Dua ruas jalan di Kelapa Gading Barat juga dilaporkan telah kembali normal.
BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi genangan susulan.
Baca juga: Pratikno: Penanganan Banjir DAS Ciliwung Harus Terpadu dari Hulu ke Hilir
Dalam kondisi darurat, warga diminta segera menghubungi layanan darurat 112 yang beroperasi selama 24 jam.


