Kontribusi Idzes turut membantu Sassuolo bersaing di papan tengah klasemen Liga Italia.
Hingga pekan terkini, klub berjuluk I Neroverdi itu bertengger di posisi ke-10 dan masih berpeluang memperbaiki peringkat di sisa musim.
Solidnya pertahanan menjadi salah satu faktor penting dalam perjalanan Sassuolo sejauh ini.
Dalam dunia sepak bola, nilai pasar pemain menjadi indikator yang dipengaruhi berbagai aspek, mulai dari performa di lapangan, konsistensi bermain, usia, hingga kondisi kebugaran.
Pemain yang mampu menjaga performa dan terhindar dari cedera umumnya akan mengalami kenaikan harga, sementara penurunan performa dapat berdampak sebaliknya.
Dengan nilai pasar terbaru tersebut, Jay Idzes kini tercatat sebagai pemain Indonesia dengan harga pasar tertinggi.
Baca juga:Â Gabung ke Sassuolo, Jay Idzes jadi Bek Termahal dalam Sejarah Klub
Tak hanya itu, ia juga menjadi pesepak bola termahal yang berasal dari kawasan Asia Tenggara, menegaskan posisinya sebagai salah satu aset paling bernilai di regional tersebut.


