Rabu, 7 Januari, 2026

Sambut Baik Permintaan Maaf Akun Kajian Online, Demokrat Tunggu Sikap Akun Lain

TAJUKNASIONAL.COM Politikus Partai Demokrat Andi Arief menyambut baik permintaan maaf yang disampaikan oleh akun YouTube Kajian Online terkait tudingan yang mengaitkan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan isu dugaan ijazah palsu Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi).

Andi menilai langkah tersebut sebagai sikap bertanggung jawab dan berharap menjadi pembelajaran bagi pengelola akun media sosial lainnya.

“Kami mengapresiasi permintaan maaf dari akun YouTube Kajian Online kepada Pak SBY dan Partai Demokrat,” ujar Andi Arief dalam keterangannya pada Senin (5/1/2026).

Ia berharap polemik serupa tidak kembali terulang di kemudian hari.

Andi kembali menegaskan bahwa SBY tidak memiliki keterkaitan apa pun dengan isu ijazah Jokowi.

Menurutnya, narasi yang menyeret nama Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat tersebut merupakan tudingan yang tidak berdasar.

Ia juga menyampaikan bahwa hingga saat ini Demokrat masih menunggu sikap dari sejumlah akun lain yang telah menerima somasi.

Baca juga: Lawan Hoaks, Demokrat Somasi Akun Media Sosial yang Fitnah SBY

Permintaan maaf disampaikan langsung oleh pengelola akun Kajian Online melalui sebuah video.

- Advertisement -
- Advertisement -spot_imgspot_img
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini