Selasa, 20 Januari, 2026

Pernikahan Dini Kembali jadi Sorotan, Dokter Ingatkan Risiko Kesehatan Serius

“Dalam dunia kebidanan, kehamilan ideal terjadi di atas usia 20 tahun. Jika hamil di usia yang lebih muda, risiko komplikasi akan meningkat,” jelas dr. Fedrik.

Ia menambahkan bahwa perempuan muda yang hamil memiliki risiko tinggi mengalami anemia, bahkan angkanya bisa mencapai lebih dari separuh kasus kehamilan usia remaja.

Selain itu, kehamilan di usia dini juga berpotensi menimbulkan perdarahan, baik selama masa kehamilan maupun setelah persalinan.

Kondisi ini terjadi karena tubuh perempuan muda dinilai belum sepenuhnya siap untuk proses kehamilan dan melahirkan.

Risiko lain yang tak kalah serius adalah meningkatnya potensi kanker serviks.

Sejumlah pakar menyebutkan bahwa aktivitas seksual pada usia terlalu muda dapat memengaruhi sel-sel serviks yang belum matang.

Jika sel tersebut terpapar terlalu dini, risiko perubahan sel abnormal hingga kanker serviks menjadi lebih tinggi.

Para ahli kesehatan menekankan pentingnya edukasi reproduksi dan kesiapan fisik serta mental sebelum menikah.

Baca juga: Deretan Kisah Asmara Aura Kasih, Dari Musisi Tanah Air hingga Pernikahan dengan Bule Brasil

Pernikahan bukan sekadar ikatan sosial, tetapi juga berkaitan erat dengan kesehatan jangka panjang, terutama bagi perempuan.

- Advertisement -
- Advertisement -spot_imgspot_img
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini