Menurut Ishak, pendekatan ini diharapkan dapat membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia, memiliki semangat nasionalisme yang tinggi, serta siap bersaing menghadapi tantangan global.
Acara berlangsung interaktif dengan dialog dan diskusi, sehingga peserta dapat memahami secara praktis bagaimana mengimplementasikan nilai-nilai Empat Pilar dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di sektor pertanian dan pedesaan.
Melalui sosialisasi ini, para petani tidak hanya berperan sebagai penggerak ekonomi daerah, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.
Baca juga:Â Elektabilitas Partai Demokrat di 4 Besar Versi Indekstat Awal 2026, Efek Figur Masih Jadi Penentu
Kegiatan ini menunjukkan bahwa pembangunan karakter kebangsaan dapat dijalankan dari berbagai lini masyarakat, termasuk sektor pertanian yang menjadi tulang punggung nasional.


