TAJUKNASIONAL.COM Fenomena gerhana matahari total terpanjang dalam satu abad terakhir diprediksi akan terjadi pada 2 Agustus 2027.
Peristiwa langit langka ini disebut-sebut sebagai “gerhana abad ini” karena memiliki durasi fase totalitas yang sangat panjang dan jarang terjadi dalam rentang waktu dekat.
Berdasarkan kalender astronomi yang dirilis Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA), gerhana matahari total tersebut akan melintasi sejumlah wilayah strategis di dunia.
Jalur gerhana dimulai dari Maroko dan wilayah selatan Spanyol, kemudian bergerak melintasi Aljazair, Tunisia, Libya, Mesir, hingga Arab Saudi, sebelum berakhir di Yaman dan pesisir Somalia.
Puncak gerhana diproyeksikan terjadi di sekitar Luxor, Mesir. Di wilayah ini, fase totalitas diperkirakan berlangsung selama 6 menit 23 detik.
Durasi tersebut menjadikannya gerhana matahari total terlama yang dapat disaksikan manusia hingga tahun 2132.
Saat gerhana matahari total berlangsung, Bulan akan sepenuhnya menutupi Matahari sehingga siang hari berubah menjadi gelap dalam beberapa menit.
Pada fase ini, bintang dan planet dapat terlihat di langit, sementara korona Matahari yang berwarna putih akan tampak jelas mengelilingi piringan Bulan, menciptakan pemandangan spektakuler.
Baca juga: Komdigi Minta Google Hapus Aplikasi Debt Collector Matel di Play Store, Diduga Curi Data Nasabah
Mengacu pada data timeanddate, fase awal gerhana sebagian diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 14.30 waktu setempat, disusul fase totalitas pada pukul 15.23, dan mencapai titik maksimum sekitar pukul 17.06.


