Menurutnya, perpindahan itu merupakan bagian dari penugasan negara dan bukan hasil evaluasi kinerja kabinet secara menyeluruh.
“Kalau dimaknai reshuffle karena ada Wakil Menteri Keuangan yang berpindah menjadi Deputi Gubernur BI, itu memang benar. Artinya ada jabatan yang ditinggalkan karena penugasan baru,” jelas Prasetyo.
Terkait kekosongan posisi Wakil Menteri Keuangan yang ditinggalkan Thomas, Prasetyo menyebut pemerintah belum menetapkan sosok pengganti.
Proses pengangkatan Deputi Gubernur BI pun disebutnya masih berjalan, sehingga penentuan pejabat baru belum menjadi prioritas saat ini.
“Belum ada nama. Prosesnya belum selesai, jadi kita tunggu saja,” tandasnya.
Dengan demikian, Prasetyo berharap publik tidak berspekulasi berlebihan terkait isu reshuffle kabinet.
Baca juga: Reshuffle Kabinet, Presiden Prabowo Ganti Menteri Keuangan hingga Lantik Menteri Haji dan Umrah
Pemerintah, kata dia, saat ini masih fokus memastikan stabilitas dan efektivitas jalannya pemerintahan.


