TAJUKNASIONAL.COM Sektor ekonomi kreatif (ekraf) semakin menunjukkan perannya sebagai pilar utama perekonomian nasional.
Sepanjang 2025, sektor ini berhasil menyumbang lebih dari Rp1.500 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyerap 26,47 juta tenaga kerja, mayoritas dari kalangan muda.
Capaian tersebut disampaikan oleh Menteri Ekraf/Kepala Badan Ekraf, Teuku Riefky Harsya, kepada Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (5/11/2025).
“Ekonomi kreatif terbukti tangguh menghadapi dinamika global. Investasi sektor ekraf telah mencapai Rp90,1 triliun atau 66 persen dari target 2025,” ujar Riefky.
Ia menjelaskan, ekspor ekonomi kreatif Indonesia mencapai USD12,9 miliar, tertinggi dalam lima tahun terakhir.
Baca juga: Perkuat Ekonomi Kreatif dan Pemberdayaan Perempuan, Kemenekraf Teken MoU Bersama Mustika Ratu
Lima negara investor terbesar berasal dari Singapura, Hong Kong, Korea Selatan, Amerika Serikat, dan Tiongkok, dengan Jakarta sebagai provinsi tujuan investasi utama senilai Rp25,97 triliun.


