Ia mengungkapkan kekecewaannya karena komunitas peduli sungai bersama relawan selama ini rutin melakukan patroli limbah, membersihkan sampah, hingga menebar benih ikan.
Setiap pekan, sekitar 20 ton berbagai jenis ikan ditebar untuk menjaga populasi. Namun dalam waktu singkat, jutaan ikan dilaporkan mati dan mengapung.
Kalung juga menyoroti potensi dampak kesehatan jangka panjang, mengingat Sungai Cisadane menjadi sumber air baku bagi wilayah Tangerang Raya.
Risiko penyakit kulit hingga gangguan pencernaan dikhawatirkan meningkat jika pencemaran tak segera ditangani.
Koalisi mendesak aparat penegakan hukum KLH bertindak cepat dan tegas.
Baca juga:Â Menkes Ingatkan Bahaya Obesitas, Diam-Diam Picu Penyakit Mematikan
Mereka menyatakan akan terus mengawal proses hukum serta upaya restorasi hingga tuntas demi melindungi lingkungan dan hak masyarakat atas air bersih.


