Koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat terus dilakukan agar teknologi modifikasi cuaca dapat diterapkan secara efektif.
Sebelumnya, BPBD Jakarta telah menggelar operasi modifikasi cuaca pada Rabu (21/1/2026) dengan tiga sorti penerbangan.
Penyemaian bahan seperti natrium klorida dan kalsium oksida dilakukan di wilayah perairan Selat Sunda dan Kabupaten Bekasi untuk mengurangi pertumbuhan awan hujan yang berpotensi bergerak ke Jakarta.
BMKG memprediksi risiko hujan ekstrem masih berada pada kategori menengah hingga beberapa hari ke depan.
Oleh karena itu, OMC dijadwalkan berlangsung hingga 22 Januari 2026 dan akan dievaluasi setiap hari sesuai perkembangan kondisi atmosfer.
Baca juga: Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov Jakarta Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca
Pemerintah Provinsi Jakarta berharap perluasan OMC ke wilayah penyangga dapat menekan potensi banjir secara lebih efektif dan menjaga stabilitas cuaca di kawasan metropolitan Jabodetabek.


