Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) agar penanganan banjir dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Anas meninjau langsung lokasi banjir di dua desa terdampak sekaligus menyerahkan bantuan logistik kepada warga.
Sebanyak 200 paket sembako dibagikan kepada warga Desa Songgom Jaya dan 200 paket lainnya disalurkan ke Desa Parigi.
Paket bantuan tersebut berisi kebutuhan pokok seperti beras, mi instan, minyak goreng, dan bahan pangan lainnya.
Anas menyebutkan, bantuan diserahkan secara langsung agar tepat sasaran dan dapat segera meringankan beban masyarakat.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, ratusan warga terpaksa mengungsi ke masjid dan musala karena rumah mereka terendam banjir selama hampir dua pekan.
Ia juga mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi kesehatan warga yang mulai terganggu, seperti munculnya penyakit kulit akibat genangan air yang belum surut.
Baca juga: Usai Indonesia Gabung Dewan Perdamaian Bentukan AS, Demokrat Minta Pemerintah Tetap Waspada
“Aktivitas warga lumpuh total. Ini banjir terparah yang dirasakan masyarakat setempat,” pungkas Anas.


