Sebagai dukungan nyata, pemerintah telah menyalurkan 16 unit kapal nelayan berukuran 5 Gross Tonnage (GT) kepada warga transmigran di Tanjung Banon, Barelang, Kota Batam, Kepulauan Riau.
Setiap kelompok nelayan menerima satu kapal lengkap dengan perlengkapan penangkapan ikan.
Bantuan ini diharapkan meningkatkan hasil tangkapan sekaligus pendapatan keluarga nelayan.
Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi sebelumnya menyampaikan bahwa bantuan kapal menjadi langkah konkret untuk menjaga produktivitas masyarakat pesisir.
Selain itu, Kementerian Transmigrasi bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan dan BP Batam juga menggelar pelatihan peningkatan kapasitas bagi nelayan, mulai dari teknik penangkapan hingga pengolahan hasil laut agar memiliki nilai jual lebih tinggi.
Baca juga: Kementrans Lepas 1.394 Transmigran 2025, Siap Ciptakan Pusat Pertumbuhan Baru di Indonesia
Pengembangan Kawasan Transmigrasi Barelang diharapkan menjadi model penataan wilayah yang mengedepankan dialog, kesejahteraan, dan keberlanjutan bagi masyarakat setempat.


