Jahe dan Kayu Manis – Kombinasi ini bersifat ekspektoran alami. Jahe memiliki efek anti-inflamasi, sedangkan kayu manis berfungsi sebagai antimikroba yang membantu meredakan iritasi.
Jahe dan Lemon – Jahe meredakan peradangan, sementara lemon kaya vitamin C untuk mendukung sistem imun. Tambahan madu dapat membantu mengurangi batuk.
Peppermint – Mengandung mentol yang melegakan saluran napas serta bersifat antibakteri, antivirus, dan anti-inflamasi. Cocok untuk meredakan batuk dan hidung tersumbat.
Masala Chai – Teh hitam dengan rempah seperti jahe, kayu manis, cengkeh, dan kapulaga, membantu membersihkan tenggorokan dan meredakan gangguan pernapasan ringan.
Akar Licorice – Bersifat antivirus dan antimikroba, membantu mengencerkan lendir dan meredakan iritasi tenggorokan.
Daun Thyme dan Madu – Mengandung senyawa antiseptik dan ekspektoran, efektif melonggarkan dahak dan menenangkan tenggorokan.
Teh Echinacea – Kaya antioksidan dan imunostimulan, membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh dan mengurangi produksi lendir di paru-paru.
Meski bermanfaat, air rebusan herbal tidak menggantikan pemeriksaan dan pengobatan medis.
Baca juga:Â Waspada Bahaya Es Batu dari Air Mentah, Bisa Picu Penyakit Pencernaan
Jika batuk berdahak disertai demam tinggi, sesak napas, atau nyeri dada, segera konsultasikan ke dokter.


