TAJUKNASIONAL.COM Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), membuka peluang skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) untuk mempercepat pengembangan Pelabuhan Tanjung Carat di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.
Langkah tersebut ditempuh guna memastikan proyek strategis itu memiliki kepastian pembiayaan dan dapat segera direalisasikan. AHY menegaskan, pembangunan infrastruktur berskala besar tidak bisa hanya mengandalkan APBN maupun APBD, melainkan perlu dukungan investasi swasta melalui skema pembiayaan kreatif dan berkelanjutan.
“Kita mengembangkan skema KPBU atau public private partnership. Investasi perlu kita dorong. Yang terpenting, perencanaan harus menyeluruh dan komprehensif, termasuk kejelasan pembiayaan, agar proyek infrastruktur benar-benar berdampak,” ujar AHY usai rapat koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan di Griya Agung, Palembang, Rabu (11/2/2026).
Baca Juga: Wisuda Unsri, AHY Ingatkan Ancaman AI dan Krisis Global
Pelabuhan Tanjung Carat diproyeksikan menjadi pelabuhan internasional dengan kapasitas lebih besar dibandingkan Pelabuhan Boom Baru Palembang. Kehadirannya diharapkan meningkatkan volume perdagangan, memperkuat ekspor, serta menekan biaya logistik di Sumsel.
Menurut AHY, Sumatera Selatan memiliki potensi komoditas unggulan dari sektor pertanian, perkebunan, pertambangan hingga industri pengolahan. Namun, sebagian ekspor masih bergantung pada pelabuhan di provinsi lain.
“Komoditas Sumatera Selatan luar biasa, dan selama ini masih harus melalui wilayah lain. Harapannya, dengan Tanjung Carat, Sumatera Selatan memiliki kemandirian dan kemampuan mengekspor secara lebih masif,” katanya.
Selain skema pembiayaan, AHY menekankan pentingnya integrasi konektivitas antara kawasan produksi, pusat distribusi, kawasan industri, dan pelabuhan. Ia menilai Tanjung Carat harus dirancang sebagai simpul logistik baru sekaligus pusat gravitasi pertumbuhan ekonomi kawasan.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI


