TAJUKNASIONAL.COM Proliga 2026 Seri Malang memasuki fase yang makin menentukan. Di putaran kedua, setiap poin terasa semakin “mahal” karena peta persaingan menuju final four biasanya mulai mengerucut. Itu sebabnya, duel hari kedua Proliga 2026 Seri Malang bukan cuma soal menang-kalah, tetapi juga soal menjaga momentum dan memperbaiki posisi di klasemen—terutama bagi tim yang sedang mengejar zona aman.
Hari ini, Jumat (6/2/2026), pemuncak klasemen sementara Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia akan menghadapi Jakarta Popsivo Polwan di GOR Ken Arok, Kota Malang.
Laga dijadwalkan pukul 16.00 WIB dan dapat dipantau melalui siaran MOJI serta live streaming di Vidio.
Selain itu, update hasil terbaru melalui pembaruan skor melalui fitur Live Score.
Baca Juga: Tak Terkalahkan! Jakarta LavAni Livin’ Transmedia Juara Seri Reguler Proliga 2026 Putra
Pertandingan ini menarik karena mempertemukan dua tim dengan kondisi yang kontras. Gresik Phonska dikenal tampil sangat konsisten sepanjang musim reguler putri.
Mereka mengoleksi 20 poin dan disebut melaju tanpa tersentuh kekalahan, dengan banyak kemenangan telak yang membuat jarak di puncak klasemen semakin lebar.
Satu momen yang sempat menjadi catatan adalah ketika menghadapi Jakarta Livin Mandiri di seri sebelumnya, Gresik kehilangan set dan “hanya” mengamankan dua poin namun tetap mampu menjaga posisi teratas.
Di kubu lawan, Popsivo Polwan masih berjuang mengejar konsistensi. Dengan 9 poin dari beberapa kemenangan dan kekalahan, Popsivo berada di papan tengah-bawah dan butuh tambahan poin untuk menjaga peluang menembus persaingan menuju empat besar.
Karena itu, laga melawan pemuncak klasemen akan menjadi ujian penting, apakah Popsivo mampu mencuri set atau bahkan membuat kejutan penuh.
Dari sisi duel individu, laga ini juga dibumbui pertarungan di net yang layak disorot.
Publik akan menanti adu kualitas dua middle blocker top Indonesia, Shella Bernadetha yang sudah kenyang pengalaman bersama Gresik Phonska, serta Chelsa Berliana Nurtomo yang menjadi salah satu tumpuan Popsivo Polwan.
Pertarungan di area quick ball, blok satu lawan satu, hingga kemampuan membaca arah serangan bisa jadi pembeda, apalagi jika pertandingan berlangsung ketat pada poin-poin akhir set.

