TAJUKNASIONAL.COM Fraksi Partai Demokrat DPRD DKI Jakarta menegaskan bahwa arah pembangunan industri di Ibu Kota tidak boleh hanya menguntungkan perusahaan besar dan investasi berskala jumbo.
Industri kecil dan menengah (IKM) diminta menjadi bagian nyata dari rantai industri yang dirancang dalam Rencana Pembangunan Industri Provinsi (RPIP) DKI Jakarta 2026–2046.
Ketua Partai Demokrat DKI Jakarta, Mujiyono, menyampaikan bahwa sektor industri prioritas yang tertuang dalam RPIP, seperti alat kesehatan, elektronika, energi ramah lingkungan, hingga industri berbasis teknologi, membutuhkan banyak komponen pendukung.
Menurutnya, kebutuhan tersebut seharusnya dapat diisi oleh pelaku IKM lokal Jakarta.
“IKM tidak cukup hanya dicantumkan dalam dokumen perencanaan. Mereka harus benar-benar terhubung dengan industri besar melalui skema kemitraan, pengadaan lokal, dan pembinaan yang berkelanjutan,” ujar Mujiyono dalam keterangannya, Senin (19/1/2026).
Ia menilai tanpa keterkaitan yang jelas, pertumbuhan industri berpotensi timpang dan hanya dinikmati pelaku usaha besar.
Selain keberpihakan pada IKM, Fraksi Demokrat juga menyoroti komitmen terhadap penerapan industri hijau.
Baca juga: Perkuat Solidaritas Kemanusiaan, Demokrat Mataram Gelar Kegiatan Donor Darah
Mujiyono menegaskan bahwa pembangunan industri Jakarta tidak boleh lagi mengorbankan lingkungan dan kesehatan masyarakat.


