TAJUKNASIONAL.COM Pemerintah mencatat hampir 240 ribu rumah rusak akibat rangkaian banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Data ini disampaikan Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam rapat koordinasi percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi di Kementerian Dalam Negeri, Kamis (15/1/2026).
AHY menyebut angka sementara mencapai 238.783 unit rumah terdampak, mencakup kategori rusak ringan, sedang, berat hingga hilang.
“Sampai 14 Januari 2026 tercatat 238.783 unit rumah terdampak di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat,” ujar AHY.
Baca Juga: Menko AHY Paparkan Tiga Fokus Utama Proses Rehabilitasi dan Rekonstruksi Sumatra Pascabencana
Sebaran kerusakan terbesar berada di Aceh dengan 208.693 unit. Sumatra Utara menyusul 24.294 unit, sementara Sumatra Barat 5.796 unit. Pemerintah pusat dan daerah kini memfokuskan pendataan rinci sebagai dasar penyaluran bantuan dan perencanaan pembangunan kembali.


