Presiden Iran Turun ke Jalan di Tengah Krisis Ekonomi
Presiden Iran turun ke jalan di tengah memburuknya kondisi ekonomi nasional. Presiden Republik Islam Iran, Masoud Pezeshkian, terlihat langsung bergabung dalam aksi pro-pemerintah di Teheran sebagai respons atas melemahnya nilai tukar rial dan meningkatnya tekanan ekonomi terhadap masyarakat.
Langkah ini menjadi sorotan internasional karena jarang dilakukan oleh kepala negara, terlebih di tengah situasi ekonomi yang sensitif. Kehadiran langsung Presiden Iran di jalanan dinilai sebagai simbol kepemimpinan dan upaya menjaga stabilitas nasional.
Nilai Tukar Rial Iran Terus Melemah
Krisis ekonomi Iran semakin terasa setelah nilai tukar rial Iran terus melemah terhadap dolar AS. Kondisi ini berdampak langsung pada harga kebutuhan pokok yang melonjak dan menurunnya daya beli masyarakat.
Inflasi yang tinggi membuat tekanan ekonomi semakin berat, terutama bagi kelompok menengah ke bawah. Pemerintah Iran menilai situasi ini tidak terlepas dari sanksi internasional yang masih membatasi aktivitas perdagangan dan keuangan negara tersebut.
Demonstrasi Pro-Pemerintah Digelar di Teheran
Di tengah gelombang tekanan ekonomi, demonstrasi pro-pemerintah Iran digelar sebagai bentuk dukungan terhadap langkah-langkah pemerintah. Aksi ini juga menjadi tandingan terhadap berbagai protes ekonomi yang muncul akibat kenaikan harga dan inflasi.
Presiden Iran turun langsung ke tengah massa sebagai pesan bahwa negara hadir bersama rakyatnya. Kehadiran Masoud Pezeshkian di lokasi aksi dipandang sebagai upaya meredam ketegangan sekaligus memperkuat legitimasi pemerintahan di tengah krisis.
Masoud Pezeshkian: Persatuan Nasional Kunci Stabilitas
Dalam pernyataannya, Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa persatuan nasional adalah fondasi utama ketahanan negara. Ia menyebut tekanan ekonomi yang dialami Iran tidak hanya disebabkan faktor internal, tetapi juga akibat intervensi asing dan tekanan global.
“Di saat ekonomi ditekan, persatuan nasional adalah kunci ketahanan negara,” ujar Presiden Iran.
Pernyataan tersebut menegaskan sikap pemerintah yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga stabilitas nasional di tengah situasi sulit.
Baca Juga: Konflik Memanas: Iran Tutup Langit, Amerika Serikat Siapkan Gugus Tempur
Pemerintah Fokus Menjaga Stabilitas Negara
Pemerintah Iran menyatakan akan terus mengambil langkah strategis untuk mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas ekonomi. Di sisi lain, kehadiran Presiden Iran di tengah demonstrasi pro-pemerintah menjadi simbol bahwa negara tidak berjarak dengan rakyatnya.
Langkah Presiden Iran turun ke jalan dinilai sebagai strategi politik sekaligus psikologis untuk memperkuat kepercayaan publik, menjaga solidaritas nasional, dan menegaskan kepemimpinan di tengah krisis ekonomi Iran yang masih berlangsung.


