TAJUKNASIONAL.COM Iran mengambil langkah cepat dalam menjaga kedaulatannya di tengah meningkatnya ancaman serangan Amerika Serikat ke Negeri Para Mullah (juluka Iran).
Terbaru, negara yang dipimpin Presiden Masoud Pezeshkian tersebut langsung menutup wilayah udaranya rapat-rapat.
Dengan perintah larangan terbang di sebagian besar langit-langit Iran.
Termasuk untuk penerbangan komersil !
Hanya ada satu pengecualian saja yang diberikan.
Yakni penerbangan internasional dari dan ke Iran saja.
Baca Juga:Â Mata Uang Iran Kolaps! Bernilai Nol, Tak Laku Dijual di 27 Negara Eropa
Dan harus dengan izin resmi yang diberian pada rentang waktu jam 17.15 ET (22.15 GMT).
Potensi Aksi Militer Amerika Serikat
Ketegangan di Iran meningkat, setelah adanya kekhawatiran Donald Trump akan kembali melakukan aksi koboinya.
Dengan memerintahkan gugus tempur Militer Amerika Serikat melakukan serangan langsung ke Iran.
Hal itu, sebagaimana yang pernah dilakukan Donald Trump pada Juni 2025 tahun lalu.
Baca Juga:Â Menlu hingga Presiden Iran Turun ke Jalan, Pimpin Demo Pro-Pemerintah di Teheran
Kala itu, Amerika Serikat membantu Israel menyerang fasilitas pengayaan uranium milik Iran.
Di tengah Perang 12 hari antara Iran Vs Israel.
Terbaru, Donald Trump seolah kembali memberikan sinyal akan melakukan serangan serupa.
Terutama di tengah kekacauan demonstrasi Iran dan kerusuhan di Iran yang sedang merebak saat ini.


